Peringati Hari Lahir Bung Karno, PDI Perjuangan kalbar Gelar Doa Bersama

Peringati Hari Lahir Bung Karno, PDI Perjuangan kalbar Gelar Doa Bersama

Redaksi
06 Juni 2021
Wakil Bendahara DPD PDI Perjuangan Kalbar Yohanes Rumpak menyerahkan potongan tumpeng kepada perwakilan tokoh agama dan tokoh masyarakat yang hadir pada doa bersama untuk mengenang Hari Lahir Bung Karno.



AKCAYA.ID
, Kubu Raya - Keluarga besar PDI Perjuangan Kalimantan Barat mengenang Hari Lahir Bung Karno yang diperingati setiap tanggal 6 Juni dengan menggelar doa bersama. 

Doa bersama digelar di Pondok Marhaen Balai Benih PDI Perjuangan Kalbar dan dengan mengundang tokoh-tokoh dari berbagai agama dan latar belakang.

"Ini (doa bersama) merupakan rangkaian dari kegiatan Bulan Bung Karno. Selain bakti sosial, kita juga adakan kegiatan yang sifatnya spiritual. "

"Jadi hari ini kita mengenang 120 tahun lahirnya Bung Karno dan sebagai bentuk rasa syukur dan terima kasih kami kepada para pendiri bangsa beserta para pahlawan lainnya," kata Bendahara DPD PDI Perjuangan Kalimantan Barat Sujiwo saat dijumpai seusai doa bersama, Minggu (6/6/2021).

Doa bersama ini dikatakan Sujiwo merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno yang diperingati sepanjang bulan Juni. Melalui doa bersama ini, Sujiwo berharap arwah Bung Karno beserta para pahlawan bangsa lainnya diletakkan di tempat terindah oleh Allah Swt.

"Semoga dengan wasilah doa dengan mengundang tokoh agama, tokoh masyarakat, kita doakan semoga Allah ampuni dosa mereka, dilapangkan kuburnya, diterima segala amalnya dan ditempatkan di tempat paling istimewa di sisi-Nya."

" Karena tanpa Bung Karno, para ulama yang telah berjuang, dan para pahlawan nasional lainnya, saya yakin pada hari ini belum ada negara Indonesia," terangnya.

Agenda doa bersama ini, lanjut Sujiwo, sengaja mengundang tokoh dan elemen masyarakat dari berbagai suku dan agama. Ia menerangkan bahwa hal itu bertujuan untuk menunjukkan kepada publik bahwa Bung Karno bukan hanya milik PDI Perjuangan, tetapi milik seluruh rakyat Indonesia. 

"Di sini kita melihat bahwasanya Bung Karno bukan milik PDI Perjuangan saja, tetapi milik bangsa Indonesia, milik rakyat Indonesia."

Ini sifatnya dadakan, loh. Di luar partai dan masyarakat dari berbagai golongan hadir itu menunjukkan fakta bahwasanya Bung Karno sangat dicintai oleh rakyat Indonesia," tukasnya.

Doa bersama yang diawali dengan pembacaan tahlil itu dipimpin oleh Ketua FKUB Kubu Raya Ustaz Ahmad Fathoni dan Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Ampel Rasau Jaya sekaligus Wakil Ketua PCNU Kubu Raya Ustaz Shohib. 

Keluarga besar PDI Perjuangan yang turut hadir pada doa bersama antara lain Bendahara DPD Kalbar Sujiwo, Wakil Bendahara DPD Kalbar Yohanes Rumpak, Ketua DPC Kubu Raya Agus Sudarmansyah, Bendahara DPC Kubu Raya Fina Martha Sella dan Sekretaris DPC Kota Pontianak Emiliana TB.